Visualisasi CIO Terhadap Bahaya Internet

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, May 31, 2014.

Discuss Visualisasi CIO Terhadap Bahaya Internet in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Kebutuhan organisasi dan industri terhadap internet memang sangat tinggi. Banyak sekali keuntungan besar yang dapat diraih oleh mereka dengan menggunakan fasilitas internet. Walaupun demikian, internet pun menyimpan banyak risiko keamanan bila tidak dikelola secara bijak.​
    Artikel ini akan menjelaskan bagaimana visualisasi CIO terhadap bahaya internet. Secara garis besar, ancaman yang berasal dari internet saat ini lebih sering menargetkan big data dan cloud computing. Dua hal tersebut merupakan isu terkini yang sering menghiasi headline di berbagai media.
    Berdasarkan visualisasi CIO terhadap bahaya internet, diperoleh sebuah data bahwa sekitar 0,9 miliar perangkat tersambung ke internet. Koneksi tersebut bersifat machine to machine. Mereka pun memprediksi bahwa pada tahun 2020, angka tersebut dapat meningkat menjadi 26 miliar perangkat yang tersambung ke internet. Hal ini sudah termasuk pula di dalamnya yaitu perangkat internet pada kendaraan, alat-alat kesehatan, ATM dan televisi. ​
    Gareth Bridges, Manajer Keamanan Informasi Symantec mengatakan bahwa keuntungan yang dimiliki dengan menggunakan internet sangat besar. Sayangnya, banyak sekali risiko-risiko yang berpotensi menjadi ancaman belum terdeteksi dan teranalisis oleh para ahli.Sebagai salah satu contoh kasusnya adalah ketika alat pacu jantung nirkabel yang digunakan bekas politisi AS Dick Cheney tiba-tiba berhenti. Penyelidikan mengatakan bahwa ada kemungkinan alat pacu jantung nirkabel tersebut berhenti karena adanya sabotase menggunakan jaringan internet.
    Kasus tersebut cukup menyita banyak perhatian, tak terkecuali Dale Johnston selaku IT Security Manager Hospital Authority. Ia adalah PIC yang menjaga sistem keamanan informasi rumah sakit di seluruh AS. Dale mengatakan bahwa kasus tersebut harus menjadi perhatian bagi vendor yang membuat alat-alat kesehatan agar lebih memperhatikan sisi keamanannya dan bagi pihak rumah sakit sendiri perlu membuat standar khusus yang dapat memperkuat tata kelola people, process and technology.
    Bidang lainnya yang menjadi perhatian adalah transportasi. Andy Bien, CIO Hongkong Airport Authority menjelaskan bahwa perangkat yang terkoneksi akan digunakan untuk menginformasi manajemen terkait real time situation dan performa di bandara. ​
    Selain penumpang, pihak keamanan juga ingin memantau status dari objek dan performa peralatan yang digunakan di bandara, ujar Bien. Untuk mencegah berkembangnya ancaman di dunia maya, Bien mengatakan bahwa menerapkan standar dan peraturan yang jelas setidaknya dapat meminimalisir potensi-potensi risiko yang ada.
    Mui Chee Leong dari Manulife menyatakan, Internet membuat pelayanan terhadap konsumen menjadi lebih baik. Di satu sisi, Mui mengakui bahwa internet penuh dengan risiko. Senada dengan pendapat Bien, Mui pun menegaskan bahwa standar dan peraturan yang jelas tentang adalah aspek terpenting dalam menjaga keamanan informasi.
    Jacqueline Teo, Head of IT Services, Telstra Global mengatakan bahwa dalam menghadapi bahaya yang dihadapi di internet dapat ditanggulangi dengan mengimplementasikan studi analisis risiko. Melalui studi tersebut, seorang CIO dapat memprediksikan skenario terburuk dan langkah-langkah incident respons jika ada ancaman terhadap vulnerabilities sistem. ​
    Jacqueline juga menjelaskan bahwa risiko yang muncul dari internet berpotensi mengancam mobile device ketimbang desktop computer. Alasannya adalah tren BYOD yang semakin berkembang dan kemudahan internet yang ada di dalam fitur smartphone. Visualisasi CIO terhadap bahaya internet tersebut dapat menjadi pijakan awal bagi kita untuk selalu aware terhadap keamanan informasi.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page